Mengunjungi Istana Impian Masa Kecil La Rose de Versailles


Seorang gadis kecil yang berniat sekali menyisihkan sebagian kecil dari uang jajannya untuk membeli komik Manga Japan seperti Mari Chan, Candy, Miss Modern dan La Rose de Versailles (Lady Oscar). Gadis-gadis kecil suka melihat kecantikan dan ketampanan tokoh-tokoh manga berlatar belakang kehidupan istana yang isinya pesta dansa, pertunjukkan ballet, berburu, konser musik dan juga khayalan ala sinetron Putri yang Tertukar, siapa nyana kita yang rakyat jelata ini adalah seorang putri yang ketika bayi di tukar atau diculik dan ketika besar kembali menghuni istana dengan segala bentuk perjuangan untuk menggapainya. #syalala..jrenggg. Begitulah berbekal impian dan cita-cita masa kecil, Aku bertekad mengunjungi Versailles.

20140523_190237
Kereta 2 tingkat di line RER C
???????????????????????????????
Interior dalam RER C ke Versailles

Penjatuhan pin ke peta Versailles berarti harus tahu cara mencapai kesana dari hotel tempat Aku, Yeni dan Ade menginap di daerah dekat stasiun kereta Gare du Nord Paris. Harus mengambil kereta jurusan luar kota line RER C. Dari study literatur yang kami baca antrian untuk Versailles tour biasanya sangatlah panjang terutama memasuki musim panas. Kami yang datang di akhir Mei itu juga was-was akan antrian yang akan mengular dan bahkan makan siang berupa sandwich pun harus dilakukan sambil berdiri tulis beberapa blogger di webnya. Ini adalah hari pertama kami tiba di Paris, setelah landing pukul 7.30 kami baru sampai di hotel jam 10.00 dan memutuskan untuk mulai jalan sekitar jam 12.30 ke Versailles dari Gare du Nord. Berbekal impian masa kecil, tak sabar rasanya menanti hari waktu kunjungan ke Versailles. Walaupun trip dengan gaya backpacker, kostum untuk ke Versailles di rancang agar nampak matching dengan warna keemasan Versailles yang mewah, rok clock yellow egg yolk super lebar, jaket kulit hitam dengan studded bolt favorit, ankle boot hitam dan Parisian ladies hat melengkapi kostum hari itu untuk ke Versailles.

Kami tiba di stasiun kecil Versailles, dengan harapan tidak menyasar kami menuju tourist information office yang terletak di depan stasiun, kami pun dibekali peta menuju istana dan diarahkan untuk mengambil jalan yang ke kiri dari stasiun yang ditunjuk oleh staff tourist information. Karena tidak mau mengambil resiko mengantri di jam peak time kami pun makan siang dulu di McD depan stasiun. Untungnya saus sachet Belibis Ade menjadi mantra sakti buat lidah kami yang harus kena cabe pedas, kaena McD disini tidak punya saos :). Tetapi arahan dari tourist information malah membawa kami semakin jauh dari lokasi Versailles, alih-alih kami malah berjalan menyusuri kota Versailles yang mungil namun tertata apik dengan bangunan kunonya.

??????????????????????
Suasana di kota kecil Versailles
???????????????????????????????
Stylish garbage bin
???????????????????????????????
Anak SD kita jadi bahan obyek fotografi yang menarik di Perancis
??????????????????????
Pemandangan ketika nyasar, Versailles ke arah kanan melalui jalan besar ini

Sempat menyasar ke Versailles garden, akhirnya kami menemukan halaman istana Versailles yang sangat luas. Hummm.. istana ini sangat dekat dari arah kanan stasiun rupanya.

??????????????????????
Mulai terlihat hall istana yang luas
???????????????????????????????
Ini dia komplek Versailles

 

?????????????????????? ???????????????????????????????

Lumayan bingung juga ketika melihat ada antrian panjang dekat gedung istana di bagian depan, sampai kami tahu itu antrian orang-orang yang menggunakan jasa travel agent, mereka satu group besar disuruh menunggu disitu oleh tour guide sementara dibelikan ticket masuk secara kolektif. Akhirnya kami berhasil membeli tiket masuk di sebuah gedung di bagian samping kiri dari depan halaman istana. Hore!! tidak ada antrian panjang karena waktu sudah lewat dari pukul 14.00, itu artinya kami harus cepat bergerak mengeksplore bagian dalam Versailles.

Versailles Entrance

Begitu memasuki istana, Aku begitu terkagum dengan kemegahannya, langit-langit ruangan menjadi kanvas bagi para seniman gaya Rococo. Semua ornamen dikerjakan dengan detail dan halus. Pokoknya yang serba kualitas nomor satu. Chandelier besar dengan kristal bergantungan setiap jarak tak kurang dari 10 meter di Hall of Mirrors. Berpadu dengan warna emas dan cermin yang terletak sepanjang hall, kami melangkah bak putri kerajaan menuju ballroom pesta dansa. Entah berapa banyak ruangan yang kami kunjungi, seakan tak habis silih berganti kami memasuki hall, ballroom dengan perapian besar, ruang lukisan, ruang tidur yang semua detail ruangnya tak ada celah untuk tidak di sisipkan oleh karya seni yang indah dan berkesan mewah. Terbayanglah semua kemewahan ini menjadi salah satu pemicu revolusi Perancis. Sisa kemewahan masa Louis XVI dan Marie Antoinette saat ini bisa dinikmati oleh wisatawan dari berbagai belahan dunia.

???????????????????????????????
Versailles Jardin
??????????????????????
Chapels of Versailles

???????????????????????????????

??????????????????????

???????????????????????????????
Always have great adventure with you gals!

 ??????????????????????????????? ??????????????????????

???????????????????????????????
Chandeliers on Hall of Mirrors

???????????????????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ?????????????????????? ???????????????????????????????

???????????????????????????????
Kunjungan Versailles kami diikuti pers..hehe

??????????????????????????????? ???????????????????????????????

Advertisements

6 thoughts on “Mengunjungi Istana Impian Masa Kecil La Rose de Versailles

    1. Aku jalan-jalan di kotanya karena nyasar hehe malah menjauh dari Versailles. Enaknya pergi ke Eropa menjelang musim panas, adem dan siangnya lebih lama ya..salam kenal juga ..thanks dah berkunjung

      Like

  1. Kerennnn…. Btw boleh ambil gambar di semua ruangan istana kah? Atau ada titik yang tidak diperbolehkan? Kagum juga dengan kereta tingkatnya, sepertinya negara maju di Asia pun belum mampu bikin kereta tingkat setinggi itu hehehe

    Like

    1. Ticket tour yang aku ambil yang paling standar harganya 15EUR, hanya dapat melihat bangunan Istana utama, taman dan semuanya boleh di foto. Queen Marie Antoinette tinggal di chateau yang lebih kecil yang dibangun dengan suasana mirip negara asalnya Austria. Jadi banyak castle-castle kecil di belakang istana besar dan tiketnya dapat dibeli dalam paket yang berbeda http://en.chateauversailles.fr/prepare-my-visit-/single/tickets-and-rates

      Hehehe sama keheranan juga lihat kereta tingkat dan di subway bawah tanah loh, kebayang klo di kita terowongan harus tinggi juga 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s