Ketika Visa Schengen Italy Ditolak


Kedip lampu putih tanda berita whatsapp sampai siang itu ketika makan siang.

” Ta, gw dah berhasil ambil Visa Schengen kita di VFS. Sekarang gw balik lagi yah ke kantor”

Berita menggembirakan yang sudah dinanti membuat degup dadaku kian membuncah. Ohh Tuhan akhirnya aku bisa menjejakkan kaki di benua para “Penjelajah Dunia” yang terkenal akan semboyan mereka Gold, Gospel & Glory, benua Eropa.

“Thanks De!” *tanda cium…cium..cium*

TigaΒ hari berlalu di dera kesibukan masing-masing di tempat kerja. Β Sampai suatu malam di saat yang senggang aku sudah leyeh-leyeh di kamar, teringat akan Visa Schengen dan pengen pamer posting tentang surat masuk benua Eropa itu di sosmed πŸ˜€ aku pun mengirim whatsapp ke Ade.

“De, fotoin halaman visa Schengen gw donk. Pengen lihat foto gw jadinya kayak apa (gak penting banget yakk).”

“Bentar yah Ta gw fotoin, masih di dalem amplop putih dari VFS.”

Kegembiraan siap membuncah, senyum telah mengembang bak layar kapal para penjelajah dunia.

“Ta, visa kita di tolak!”

Ya begitulah duo travelbandits ini baru menyadari visa Schengen telah di tolak apply via kedutaan Italy karena kami akan menghabiskan paling lama waktu perjalanan di negara Italy dari total rencana kami dalam Europe trip ini. Butuh tiga hari untuk menyadarinya (Telat buka amplop dari Mas Reno, pegawai VFS yang kasep. Sungguh kami berdua terlena akan senyum Mas Reno sampai Ade lupaΒ membuka amplop).

Dengan lunglai dan kalut (aseli malam itu jadi mules banget) aku mencoba menghubungi satu lagi travelbandit yang lebih tangguh…Yeni

“Coba Ta, elo gugling dengan keyword visa italy ditolak” saran yeni dan sesaat kemudian memberikan sebuah link kisah visa italy ditolak dari sebuah blog.

Berbekal pengalaman cerita tentang aplikanΒ yang visanya ditolak itu sepertinya masalah terletak pada jumlah rekening tabunganku. Kedutaan Italy secara tersirat (tidakΒ dijelaskan secara gamblang di persyaratan) menginginkan minimal saldo rekening yang terpendam selama 3 bulan terakhir minimal 50 juta rupiah. Sebenarnya bukan masalah besar tinggal menambahkan sedikit lagi, tapi ada kekhawatiran ada proses interview tambahan karena dari blog tersebut diceritakan kedutaan Italy minta penjelasan kenapa jumlah rekening tiba-tiba bertambah dalam waktu yang singkat dan membuat sang aplikan visa Schengen harus menjalani proses interview. Proses interviewnya sendiri ditanya darimana dana yang agak besar tiba-tiba bertambah di rekening kita, tentang pekerjaan dan pendapatan tetap kita saat ini. Duhh, sengasara banget yah ini pemegang paspor hijau. Apakah para pemegang paspor hijau memiliki track record yang jelek di kancah internasional? Jadi imigran gelap? Berusaha mencari pekerjaan di negara yang dikunjungi dengan berkedok jadi turis dulu? Berpuluh pertanyaan yang mencemaskan datang dari pikiranku sendiri. Β Belum lagi proses interview yang terbayang harus dilakukan, duhh please aku harus masuk kerja dengan jatah cuti yang terbatas.

Waktu tinggal 3 minggu lagi dari waktu berangkat. Semua tiket pesawat Jakarta-Paris return sudah di beli. Tiket pesawat Schipol-Fiumicino pun sudah eksis. Semua tiket kereta tujuan antar negara selama 14 hari sudah dibeli pula. Booking apartement di Roma sudah dibayar. Benar-benar dibuat panas dingin badanku memikirkannya, belum lagi jadwal interview yang harus di booking terlebih dulu di website VFS semakin terbatas dengan bertambah dekatnya hari keberangkatan.

Setelah ‘menggembungkan’ saldo sesuai persyaratan tersirat itu dan untuk membuktikan aku cuma ingin jadi turis di Eropa (masih gak bisa lepas dari nasi sik, jadi tinggal di Indonesia aja :-D) karena sejumlah kekhawatiran akan proses interview dengan pihak kedutaan Italy, aku dan Ade sepakat meminjam bukti pundi-pundi rekening milik ortu..hehehe. Dimulai dari surat pernyataan sponsor orang tua di atas materai sampai bukti akte kelahiran. Pertugas VFS sendiri juga mendukung persiapan dokumen visa kami yang lumayan lebay dan tidak ada dalam persyaratan pembuatan Visa di website kedutaan Italy. Baik Aku dan Ade maupun petugas VFS di hari penyerahan dokumen kedua itu sama hebohnya. Mulanya akte kelahiran tidak aku bawa, mbak dari VFS menyarankan sebaiknya menyiapkan segala kemungkinan. Sampai ku telpon Mom di rumah untuk segera men-scanning akte lahir dan mengirimkan via email (Ohh..my Mom canggih πŸ™‚ dalam waktu kurang dari 30 menit akte lahir sudah diterima via email).

Sederet pertanyaan dari kami berdua hari itu belum terjawab dari petugas VFS.

“Data support dari orangtua bisa dipake gak Mba?” Jawabnya mudah-mudahan πŸ™‚

“Kita nanti dipanggil wawancara gak Mba?” Jawabnya belum tahu 😦

“Sudah pernah ada kasus yang apply visa ditolak 2 kali?” Dohh jangan sampe 😦

Sampai akhirnya 5 hari kerja kemudian Aku mendapat SMS bahwa permohonan visa telah selesai dan dapat diambil di kantor VFS global JakartaΒ dan artinya tidak ada proses interview tambahan dari kedutaan Italia di Jakarta.

“Jangan lupa buka amplop di depan petugas VFS De” πŸ™‚

Akhirnya kelegaan yang sesungguhnya datang juga. Ade mengirimkan foto halaman visa Schengen di pasport kami berdua. Yeeaaay!!!

Facts andΒ Myths πŸ˜€ about Visa Schengen Apply Process:

  • Visa entry yang diberikan kedutaan Italy benar-benar sesuai dengan jumlah hari yang kita perlukan saja selama trip ke Eropa. Gak ada bonus multiple entry.
  • Syarat minimal saldo rekening Β aplikan adalah 50 juta rupiah untuk kedutaan Italy (Sudah kami buktikan)
  • Yeni yang apply visa dari Kedutaan Perancis mendapat multiple entry selama 3 bulan dan saldo rekeningnya dikisaran 30 juta rupiah saja.
  • Fakta bahwa syarat visa dari kedutaan Belanda sudah jelas disebutkan minimal aplikan harus mempunyai uang sebanyak 60 EUR untuk kebutuhan perhari di Belanda, jadi kalau mau visit 10 hari saldo rekening cukup 600 EUR. Gak heran jadwal booking permohonan visa di website kedutaan Belanda penuh terus, triknya adalah booking di jam 12 malam teng katanya.
  • Visa Schengen melalui Kedutaan Jerman lebih serem sih katanya apalagi buat turis ala backpacker (Dohh kesian banget nih kita traveler backpacker). Kedutaaan Jerman lebih ketat untuk urusan bukti akomodasi tidak mau hanya berupa booking free cancellation tetapi harus penginapan yang telah di bayar di muka.
  • Lebih baik tidak usah mencantumkan sponsor lebih ribed, kecuali sponsor kita di Eropa mau direpotin seperti perusahaan yang mengundang kita sebagai pegawainya gak usah ditanya. Tetapi sponsor yang berupa boyfie/girlfie yang kenal lewat dunia maya dan gak jelas asal-usulnya cuma bakalan bikin proses pengajuan visa semakin rumit. Lain hal kalau keluarga atau teman kita di Eropa mau jadi sponsor tinggal menyiapkan semua persyaratan yang lumayan ribed seperti data pekerjaan, penghasilan dan semua dokumen tersebut harus dilegalisir walikota setempat di Eropa.
  • Satu lagi fakta yang aku temui sepulang dari trip Europe dan harus wajib lapor di Kedutaan Italia di Jakarta, kutemui hari itu kasus pasangan beda negara Cowo Italy dan Cewe Indonesia yang mengalami kesulitan luar biasa untuk si Cewe mendapatkan Visa Italy karena sponsornya yaitu si Cowo yang masih berstatus sebagai pacar. Sudah hampir 4 minggu mereka bolak-balik kantor VFS Jakarta dan kedutaan Italy dari keluhan dan pembicaraan mereka dengan staf Kedutaan Italy hari itu. So..kesimpulannya mending apply sendiri sebagai turis demi dapat berkunjung ke negara sang pacar. Lain hal kalau mau langsung pindah dan menikah di sana semua tinggal mengikuti prosedur πŸ™‚

Β Kali ini lampu hijau tanda message line datang dari Ade

“Ta, visa Australia kita nanti apply dari VFS juga nih. Ketemu Mas Reno Lagi doonk”

Baper deh bikin visa itu..Bawa perasaan deg-degan tahu, Mas Reno.

Travelbandits are ready for next adventures..Australia
Travelbandits are ready for next adventures..Australia
Advertisements

116 thoughts on “Ketika Visa Schengen Italy Ditolak

      1. Mending apply dri kedutaan Perancis dan Belanda rasanya. Itu tergantung dri negara pertama yg kita masuki dan paling lama berada disana dari total hari keseluruhan pergi. Ayokk semangat pasti bisa. Kita kan mau jadi turis aja disana jalan2 biasanya sangat welcome untuk tourism.

        Like

      2. Iya mba. Aku jg kepengen bgt ke Paris. Jadi semangat nabung nih abs baca blog mba πŸ™ŒπŸ™Œ hihi

        Like

  1. Hai Anita.. Komen perdana nih di blogmu.. Baca post yg ini jadi ingat tahun lalu saya juga apply visa schengen jadinya via kedutaan Prancis, tadinya mau ked.Italia.. Waktu itu pake agen ngurusnya karena saya gak bisa ke Jakarta.. Dia yg nyaranin soal ini..
    Semoga jalan-jalannya lancar ya..

    Like

    1. Seneng banget waktu tahu mba follow blog aku..ini baru belajar bangetlah buat kayak nulis diary kenang-kenangan πŸ™‚ dan share sesama traveler karena aku juga suka banget blog walking. Aku tuh wktu itu pilih ked italy krn biaya adminnya lbh kecil dri ked Perancis..hehe..gak tahunya kudu ulang apply πŸ˜€ krn lebih susah dri ked Perancis.

      Liked by 1 person

      1. Hehehe..sama.., saya juga pemula di dunia tulis menulis, apalagi urusan wisata..
        Dulu agenku nyaranin via ked. Perancis karena menurut pengalaman dia, prosesnya lebih cepat daripada ked. Italia. Saat itu waktu yg tersisa jadi mepet gara-gara paspor saya dipake dulu buat bikin visa Inggris yg ternyata lama banget karena kantor visanya lagi proses pindah gedung, trus visanya sendiri di proses di kedutaan Inggris di Filipina, entah kenapa padahal di Indonesia kan ada juga kedutaan Inggris.

        Liked by 1 person

      2. Iya visa UK untuk aplikan dari Indonesia emang diproses di luar malah tmn cerita di proses di Thailand. Semacam diintregasi mgkn yah..Thanks mba dah sharing and support, jadi bahan bakarku buat nulis di blog πŸ™‚

        Liked by 1 person

  2. hai dear, thanks bgt postnya bener2 ngebantu buat kita yg blm pernah ngajuin visa sendiri, mau nanya nih kalo ke jepang tabungannya minimal berapa ya misal untuk 7 hari? soalnya kudu jauh2 hari banget ya persiapan cari duitnya hehe thanks dear

    Liked by 1 person

    1. Hi Wenda thanks udah main ke blog aku..klo Jepang dulu aku rek saldo di kisaran 15juta rasanya cukup aman, asal jangan rek membesar di bulan terakhir mau pengajuan visa, pernah baca kasus kyk gini ditolak sm kedutaan Jepang. Amannya selama 3 bulan terakhir saldo dah mendekati angka aman tsb. Tapi sekarang dengan electronic passport (e-passport) kita bisa dapat visa waiver yg berlaku 3tahun buat ke Jepang dgn masa stay 15hari pertiap kunjungan. Gak pake bikin visa yg harus pakai berbagai macam data, tgl daftar visa pake e-passport ke kedutaan Jepang. Biaya e-passport sendiri skrg sdh online di website imigrasi Indonesia, coba di check deh dear. E-passport bakalan bnyk berguna ke depannya krn dgr2 setelah pemerintah kasih bebas visa ke 30negara baru ke Indonesia nanti imbasnya akan sama kita bebas visa juga..Moga yahh πŸ™‚

      Like

  3. Jadinya applynya 2 kali? Bayarnya 2 kali juga dong?
    Visaku baru keluar kemaren, begitu ambil amplop dari vfs langsung aku buka di depan loket dan aku udah siapin mental kalo ternyata gak dapet stiker visa, untungnya dapet stiker visanya hehe

    Like

  4. Btw, dulu pas apply visa ke Jerman ( Okt 2012 ), tabungan gua cuma 10 juta, pake dibantu sama tabungan nya ortu, padahal sih gak pake duitnya juga, cuman bantuin biar dapat visa nya. Lolos aja tuh, tapi yahh tetep pelit banget.. cuma dapat sesuai tanggal gua request, sampe bela2-in, brngkt dan baliknya pas-pas an hahaha.. visa nya kalau ga salah 16 okt s/d 24 okt, jadi gua naik qatar, nyampe di doha tanggal 16 okt pagi jam 2, jadi pas brangkatnya dr jakarta masih tgl 15 okt, untung lolos., baliknya dr Jerman tgl 24 okt, jadi pas nyampe jkt dah tgl 25 okt.. hahaha.. termasuk nekat dah ya.. Dan seperti yg lain, org kedutaan nya jutek.. wkwkwkw..

    Liked by 1 person

      1. kayaknya sekarang gitu.. waktu gua dulu, jadi perginya dadakan, nah mau brngkt tgl 15 okt, pas mau apply visa, dapat jadwal daftar lewat inetnya tgl 3 okt, visa jadi tgl 6 okt, beli tiket 7 okt. nah dulu gua dah booking qatar ( belum issued ), plus novotel di munich ( udah DP tapi bisa free cancel, skrg dah gak bisa booked tnp bayar ) plus syarat2 lainnya.. tapi waktu itu belum diissued semua si..

        Liked by 1 person

      2. iya, untungnya karena belum issued apa2, waktu itu cuma, yah udah deh kalau dapat syukur, kalo ngga yah sudah lah.. hahaha.. pas transit di Doha ( masih di airport lama ), ketemu petugas pengecekan paspor nya org malaysia, terus gua ditanya, mau ngapain ke Jerman, liburan doang gua jawab, trus dia lihat masa berlaku visa gua, kaget katanya cuma bentar banget.. hahaha..

        Like

  5. Jaman masih pacaran aku gampang banget dapat visa, yang penting syarat-syarat terpenuhi dan bisa ngebuktiin kalau bakalan kembali. Kalau mereka gak yakin akan kembali ya bakalan ditolak.
    Prinsipnya, berikan dokumen sebanyak mungkin, mending kebanyakan daripada meninggalkan ruang untuk mikir yang engga-engga.

    Liked by 1 person

    1. Hai Cindy, kemarin aku gak diinterview sama pihak kedutaan Italia. Hanya bikin ulang semua persyaratan pembuatan Visa Schengen Italia dan melalui VFS Global. Pernah aku baca pengalaman orang yang di panggil untuk interview sama kedutaan Italia untuk pengajuan visa kedua setelah gagal yang pertama, ditanya tujuan ke Italia, penghasilan perbulan jadi bawa slip gaji dan bukti keuangan. Kurang lebih mereka yakin kita punya biaya yang cukup untuk menjadi turis dan mempunyai biaya yang cukup.

      Like

      1. Ooh gitu… saya jg lg deg2an nih kmrn apply ga ngelampirin surat ref bank, mana tadi ada telp kynya dr vfs ga keangkat pula.. thx ya info nya, jadi aga lega klo misal ditolak saya bisa langsung apply lg sambil dilengkapin dokumen yg kurang hehehe.. 😊

        Like

      2. Iyah..sip sebaiknya besok telpon VFS deh, mungkin mereka mau nungguin surat referensi bank, karena itu wajib. Minta fasilitas notifikasi by email dan sms gak? Sama VFS diupdate berkas visa kita dah dimasukin ke kedutaan Italia di Jakarta or belum.

        Like

      3. Hooh besok jam 8 pagi mo nelpon vfs, tadi nelponnya jam 6 sore sih, dikira klo udah lewat jam kerja mereka ga akan telpon, makanya tadi ditinggal pas jemput anak les, ternyata kecolongan duuhh.. iyaa lebih tight ya klo schengen, waktu yg us n oz malah saya ga lampirin, boro2 jg ditanyain πŸ˜„
        Iya bayar fee sms/email jg koq, klo berkas nya sih udah dikasih ke kedutaan italy, dah dapet notifnya..

        Like

  6. Salam kenal. Saya baru hari ini saya mau apply visa Italia. Sama spt mba Anie saya tdk melengkapi dgn surat referensi bank, tapi di bantu sponsor dan granted bank di italia apakah itu ok ?. Tapi tetap aja deg degan. Terima kasih untuk ilmu berharga nya.

    Like

    1. Klo sudah pake sponsor rasanya sdh beda persyaratan dgn saya yg mengajukan visa sendiri dan biaya bepergian semua saya tanggung sendiri. Good luck ya klo semua persyaratan sudah lengkap biasanya tidak ada masalah.

      Like

      1. Haii nit apa kabar? tadi komen nya blom beres eh kepijit xixixi… baru kmrn nyampe rome say, blognya blom nambah lg, kmrn2 sibuk ga sempet ngeblog, nanti deh insha allah nulis lg hehehe…

        Like

    2. Hai rossa.. saya pikir sih lebih baik pake aja dilampirin, kecuali mau gambling ky saya yg akhirnya pengajuan visa yg pertama ya ditolak hehe.. tp good luck aja ya, Mudah2an aja lancar…

      Like

  7. Hai mbak…sy ada rencana ke italy bulan juli nanti,pakai sponsor dari pacar yg asli orang sana..cuma kok pas mau bikin online appointment susah ya..sy udah kirim email ke vfs global tp sampai skrg blm ada balesan..gimana caranya dpt slot kosong buat janji temu penyerahan dokumen?

    Like

    1. Wahh senangnya yang mau ke Italy, semoga lancar ya..

      Aku terakhir kemarin bikin visa Italy di awal February 2016 dan masuk ke link berikut untuk daftar appointment, kemudian view available date dan booking dari situ karena akan tampil beberapa pilihan hari sebagai slot kosong

      http://www.vfsglobal.com/italy/indonesia/schedule_an_appointment.html

      Tapi baru saja aku check, link click untuk lihat view available date tidak berfungsi, seperti sedang ada gangguan. Klo sudah terburu2 lebih baik telpon Vfs global Jakarta, memang akan dijawab mesin dan setelah mengikuti nomor2 hunting yang harus ditekan, di akhir instruksi bisa bicara dengan customer servicenya. Atau lebih efektif datang langsung ke kantor Vfs global Italy kan ada di mal Kuningan. Semoga bisa cepat apply dan diberi kejelasan ya. good Luck Meta πŸ™‚

      Like

  8. Halo mbak,

    aku hari ini baru masukin ke kedutaan dokumen buat apply visa…nah jadi ceritanya tadi di loket si mbak di balik kaca nanya “tujuannya apa?”, saya jawab “tourism”, mbaknya nanya lagi, “sama siapa?”, saya jawab lagi “teman saya”,

    singkat cerita teman saya memang mau apply hari itu juga dan ada di urutan beberapa orang di belakang saya, lalu dia bilang supaya apply barengan saja…

    lalu si mbaknya cek dokumen2 saya kan…oke semua rebes…lalu cek dokumen teman saya…*JRENG*

    “mas ini surat rekomendasinya sudah expired”

    untuk dokumen saya sendiri, saya apply dengan syarat2 normal, sesuai dokumen yang dibutuhkan kedutaan, sedangkan teman saya mengandalkan surat undangan tsb…dan saya tahu betul untuk fund, hotel, etc temen saya ga punya back up plan…

    lalu si mbaknya nyaranin, yasudah temennya nebeng saja sama mbak, bisa ndak, ya mau gamau saya okein deh karena sudah panik duluan….

    dan….sekarang saya dag dig duer banget….karena kalo apply bersama kayak gitu jadi bakal ngaruh ga sih ke aplikasi saya? mungkin ga saya ditolak krn temen saya yang dokumennya berantakan? 😦

    mungkin bisa komen dikit pengalamannya gitu….

    Like

    1. Hai Mutia, ini applynya lewat VFS atau ke kedutaan Italy langsung? Klo aku apply di VFS gak pake loket dan bisa konsultasi sama staff VFS di meja penerimaan dokumen. Apply bareng-bareng tapi dokumennya beda alias persiapkan sendiri-sendiri gak mempengaruhi satu ditolak dan semuanya ikut ditolak dan sebaliknya juga. Klo dokumen kamu lengkap kemungkinan besar diterima, kan kamu tidak terkait apapun di dokumen teman kamu. Begitu aku pun pernah browsing kasus di mana satu orang ditolak karena rek bank tidak memenuhi syarat dan teman2 trip bersama yg apply barengan lolos visanya.

      Like

  9. Hi mbak, aku rencananya beli tiket arrive nya di Belanda, tapi aku lebih lama dan paling lama bakal stay di jerman. Jadi better ke VFS jerman ato belanda yah? Ohya tau minimum saldo rekening kalo ngurus di VFS jerman ga?

    Like

    1. Belanda aja Kim. Jerman terkenal ketat sih..ada ambil data biometrik smpe retina klo gak salah ya. Terus booking hotel harus sudah berbayar lunas, gak bisa pakai free cancellation. Klo rek saldo Jerman aku gak tahu.

      Like

  10. Haloo mbak, saya rencana bulan september mau ke italy, lg mengurus visa ke kedutaan italy. pengen tanya2 lewat email, blh minta alamat emailnya mbak? hehe terima kasih:)

    Like

  11. hi mba..
    agustus aku mau ke poland. dapet surat undangan dari tunangan aku utk married di sana karena papanya mengidap kanker. jadi disuruh nikah disana buat legain hatinya.. dan mau stay disana sesuai tgl yg di invitation letter kurang lebih 6 bulan. tapi akan balik ke indonesia karena januari akhir mau married secara gereja di indonesia. bagaimana caranya visa bisa di approved ya?
    doc yg udah kupegang :
    1. surat undangan yg stated that smua biaya pp pesawat dan kebutuhan aku di poland akan ditanggung dia
    2. refrensi bca dan rek 3 bulan terakhirku kurang lebih 8-9 juta
    3. rek 3 bulan trakhir tunanganku
    4. fc kk akta lahir ktp dan foto 3,5×4,5 background putih 80% muka
    5. surat ket kerja bahwa aku pegawai kantor dan aku masih ada kewajiban yg masih aku harus lakukan. dan haruskah aku bawa bukti surat keterangan dari keluarga bahwa ato dari rt / rw yg menerangkan bahwa aku akan kembali ke indo untuk melangsungkan pernikahan secara gereja? agar visa aku disetujui?

    mbak mohon dibantu ya. deg degan sekali diriku.

    Like

    1. Hai Marissa,
      Aku khawatir jawabanku kurang menjawab pertanyaanmu karena selama ini aku hanya apply visa untuk tujuan tourism for leisure, hanya pernah bbrp temanku punya pengalaman menikah dengan WNA di Belanda dan Inggris, hanya pernah ngobrol sedikit dengan mereka. Intinya klo mau menikah sang mempelai kebetulan juga yang pria adalah WNA sudah harus mempersiapkan berbagai macam dokumen yang dipersyaratkan dari imigrasi negara mereka. Contohnya untuk UK ada sub visa “Join My Partner” di web imigrasinya, asalkan semua persyaratan dari pihak Pria dipenuhi, intinya tentang kondisi keuangan dan penghasilan tetap dari mempelai pria mencukupi syarat, maka mempelai wanita busa mendapatkan visa. Oh ya untuk temanku yang setelah menikah akan tinggal di Belanda harus bisa lulus test Bahasa Belanda semacam Toefl dengan grade yang ditentukan. Wajib info dari temanku akan test Toefl ini. Mudah2an jawabanku bisa membantu Marissa mencari informasi yang lebih detail dan akurat lagi. Semoga lancar upacara pernikahannya.

      Like

  12. hi mbak,, im a huge fns of yours πŸ˜€ setelah luama jadi silent reader, aku uda mulai nabung buat jelong jelong nih mbaak,,
    mau tanya ya mbak, aku posisi kan di malang rasanya jauh kalau harus bolak balik ke jakarta urus visa, bisakah urus visa schengen pertama kalau pake bantuan orang gitu? katanya kalo baru pertama harus datang ya mbak?
    terus mbak misal dari beberapa negara kita masuknya via amsterdam cuma stay terlama bukan di belanda apa urus visanya tetap di kedutaan belanda atau gimana ya mbak?
    makasih banyak mbak responnya.. sukses selalu.

    Like

    1. Hi Fatma, terimakasih banget udah suka baca tulisan diary jalan-jalan yang kadang aku tulis dengan baper dan masi sesuka hati tanpa kaidah penulisan yang benar πŸ™‚

      Mengurus visa Schengen yang terdekat dari Malang bisa dilakukan di konsulat kedutaaan negara Schengen seperti Belanda, Jerman di Surabaya. Coba gugling, yang menulis tentang ini sudah cukup banyak. Setahu aku waktu bikin pertama kali di kedutaan satu negara Schengen ada pengambilan data biometrik, klo untuk visa Italy sidik jari kita, visa German bahkan pengambilan sidik retina mata segala. Nah pas bikin yang kedua seingatku untuk visa Italy tidak diambil data biometrik lagi.
      Peraturan dari negara mana kita apply visa dan sepertinya sangat menentukan visa kita diapprove atau tidak adalah negara pertama masuk, misal pertama masuk dari Paris lebih baik apply untuk visa Perancis. Yang kedua adalah negara terlama yang kamu kunjungi dalam satu period travel. Masuk dari Paris, tetapi akan lama stay di Belanda bisa apply untuk visa Belanda. Istilahnya kita harus bisa mengambil hati salah satu negara yang mau kita kunjungi itu buat perijinan visanya :). Kurang lebih begitu Fatma, Met jalan-jalan yah, paling suka dehh aku denger rencana mau jalan-jalan πŸ˜€

      Like

  13. halo mba Anita,apa kabar? ini aplikasi yg di tolak,saya yg terima ya?waduuh…tp akhirnya dapet jg ya visa Italy nya ehehehe.selamat!
    btw baca tulisan ttg perjalanan mba disini seru sekali ya..

    Liked by 1 person

  14. halo teman teman mau tanya, kalo apply visa italia apakah bisa cuma pake bookingan tiket pesawat yng belum dibayar atau memang tiket pesawatnya udah harus di issued? makasih

    Like

  15. mba saya mau tanya. saya akan pergi ke eropa selama 10 hari. kami landing di paris sedangkan kami akan bikin visa di kedutaan belanda. kira2 aman gak ya saat kita diimigrasi bandara di paris?
    sama satu lagi updte terakhir kalo bkin visa belanda mudah gk ya mba? dan kira2 kapan saya sebaiknya bkin visa nya? seiring perjalanan ke sana awal tahun. Tks

    Like

    1. Hi Rian..klo kamu lebih lama stay di Belanda dalam waktu 10 hari itu, maka kamu diperbolehkan apply visa dari kedutaan Belanda. Tpi jika banyaknya hari di Belanda sama atau lebih sedikit dari negara lain, lebih baik apply visa schengen Perancis. Mudahnya apply kedutaan Belanda karena syarat rek tabungan jelas. Minimal kamu harus punya 60EUR/hari selama berada di Eropa. Temanku apply visa Schengen Perancis juga termasuk mudah langsung dapat multiple entry visa dengan rek tabungan sekitar 30jt untuk apply pertama kali visa Schengen.
      Klo saya selalu siap2 bikin visa kurang lebih 2 bulan sblm tgl keberangkatan.

      Like

  16. Mbak, mau tanya ya untuk proses selanjutnya setelah penolakan visa yg pertama, apakah ada biaya lagi kah seperti biaya pembuatan visa yg pertama?

    Like

  17. Thanks mbak Anita udah jawab pertanyaan ku. Sekalian klo boleh ak mau sharing mbak. Kemarin hari Kamis, aku dan istri dan bayi kami mengajukan aplikasi di VFS utk kedutaan belanda, tapi yang membuat kita sekarang ragu apakah visa akan di approve atau di tolak? Krn rekening tabungan kami tdk stabil selama 3bulan, lalu pihak VFS memberikan saran agar paspor yg lama tdk perlu di lampirkan mengingat tidak ada sticker visa schengen di passport yang lama. Padahal di passport yang lama, sudah lumayan banyak stempel imigrasi dan juga beberapa visa seperti visa China, Jepang, Taiwan, dan India. Lalu karena istri baru perpanjang passport, jadi passportnya kosong melompong deh. Yang buat galau krn semua akomodasi sudah di bayarkan semua disana. 😦

    Like

    1. Lebih baik passport lama dilampirkan..saya selalu melakukan itu..pasti jadi pertimbangan untuk dilihat dan dinilai bahwa applicant ini seorang yg hobby jalan2 dan memang berniat melakukan perjalanan wisata saja, gak peduli harus visa schengen di pasport lama, toh ada visa China, Jepang, India yang pastinya menambah point pengalaman Laksmo sekeluarga. Lebih baik persiapkan segala celah yg bisa membantu point approval visa 😊

      Like

  18. Hi, Mbak.

    Baru kemarin visa Schengen Italy saya di tolak, saya sudah konsul ke VFS, tapi beliau bilang tidak bisa bantu dan harus kirim email ke kedubes Italianya. Kok kamu bisa ya submit dokumen lagi yang kedua di vfs dan kemudian visa di acc? Kena biaya lagi tidak ya?

    Thanks

    Like

  19. Hi mbak,
    Saya nanya dong, caseku sama juga kudu lapor ke kedutaab waktu balik. Perlu janjian gak sih? Atau bisa langsung dateng aja? Boleh dong dishare pglmnnya wktu lapor datang..Terimaksihh yaaa

    Like

    1. Klo aku dulu dikasi kertas catatan sama kedutaan di dalam passport setelah visa keluar adalah wajib lapor paling telat 2 minggu setelah balik ke Indonesia. Prosedurnya sederhana banget datang ke kedutaan aja trus nanti dpt no antrian dan ruang tunggunya hanya berupa teras beranda dgn bangku-bangku. Nanti passport kita di cap di dalam loket begitu no antrian dipanggil. Hanya begitu saja.

      Like

      1. Mba Anita. kalu wajib lapor setelah kita balik dari ITalia itu kita dapat kertas dari kedutaannya ?
        Karena saya sudah beberapa kali ga pernah dapat dapat lpor setelah tiba di indo…
        jadi pemasukan jg buat saya nih info nya.
        terima kasih

        Like

      2. Kertas informasi wajib lapor itu di tempel dengan staples di dalam passport aku. Yang menempelkan adalah kedutaan Italy waktu visa Schengen dikeluarkan. Otomatis aku mengikuti perintah yang tertulis di sana karena katanya untuk keperluan record administrasi kita dan jika akan balik ke Italy lagi akan mudah. Tapi kamu sudah beberapa kali gak apa kan ya tidak lapor. Untuk kunjunganku ke Italy yang kedua di visa Schengen dari kedutaan Italy tidak ada tempelan kertas wajib lapor lagi.

        Like

      3. Thanks infonya mbak…iya kemarin itu udah jadi Lapor..tapi paspor saya gak pake di cap…cuma menyerahkan fotokopi paspor dan cap keluar dari bandara italia…dan loketnya baru bua jam 11…padahal udah dating jam 9.30 heheh…tenkyu ya infonya…

        Liked by 1 person

  20. Halo mbak, mau nanya.
    Ini kan saya mau apply visa ke italy, terus mau book jadwal di web-ny VFS, tapi kok gak ada yang kosong/available ya tanggalnya? Semua unavailable. Itu memang penuh (karena banyak yang apply) atau web-nya aja yang rada ngaco ya ?

    Thanks mbak

    Like

    1. Hi Ismail. Sebelum aku jawab pertanyaan kamu aku juga trial booking visa italy appointment via wesite VFS ya. iya hasilnya semua slot unavailable bahkan sampai beberapa bulan ke depan di 2017. Mungkin ya sistem mereka error. Klo dulu aku booking lewat website VFS juga dan Ok saja bisa pilih slot sebelum 2 bulan hari keberangkatan ke Eropa. Ismail bisa kirim email ke info.italyid@vfshelpline.com karena kemaren ada teman yang mau apply kirim email dan dibalas kemudian kirim berkas visa via email bisa dan dibuatkan janji datang ke VFS sama petugasnya via email. Atau coba telpon CS VFS & datang check ke Kuningan City mal dimana kantor VFS Jakarta berada.

      Like

      1. Ah iya mbak, tadi email juga, dan dapet balesan. Tapi dapetnya tanggal 11 november, padahal berangkat 26 november. Cukup gak ya kira-kira?

        Sama, untuk itenerary, sampai sedetil apa ya mbak ? Cukup tempat menginap saja atau sampai transportasi juga? Berhubung mepet, jadi belum booking apa-apa.

        Setelah apply, apakah si visa dan passport bakal dikirim via pos? Atau kita perlu ambil sendiri?

        Btw, untuk ngumpulin, bisa minta tolong temen atau perlu dateng sendiri ya mbak? Ini tinggal di jogja soalnya, jadi agak repot kalau PP buat submit aja.

        Makasih banyak mbak.

        Like

      2. Hehehe klo aku type sangat well prepare dan paling cerewed sama sohib trip aku makanya semua persiapan visa klo aku itu 3 bulan sebelum keberangkatan sudah selesai dan meliputi transport antar negara antar kota, akomodasi. Bikin visa biasanya 2 bulan sebelum berangkat. Jadi klo aku di posisi kamu harus Do the best. Datang ke Jakarta jadi wajib apalagi klo apply visa Schengen pertama ada pengambilan sidik jari. Nah untuk pengambilan visa bisa diwakilkan pakai surat kuasa atau jasa courier dari VFS, nanti tanya di counter VFS klo mau pake jasa ini. Itinerary di buat singkat berbentuk tabel, intinya urutan hari, kota dan tempat tujuan disertai nama hotel, alamat dan no telpon/email hotel. Untuk transportasi antar negara atau kota aku punya kebiasaan beli online diwebsite kereta resmi mereka dgn early bird (3bulan sebelum hari H) karena lebih murah contohnya Paris-Amsterdam 35EUR pd 3bln sebelum berangkat dan jadi 105EUR pada hari H πŸ™‚
        Semangat yaa..pasti bisa dapat visa yang paling penting bukti booking pesawat dari Indonesia return, data keuangan dan bukti booking hotel πŸ™‚

        Like

      3. Iya sih, ini disuruh ikut acara di sana, terus sekalian jalan2, jadi ya mepet. Padahal ya biasanya juga detil gitu kalau disuruh prepare2. Berhubung mepet dan baru kali pertama, terpaksa nyari2 banyak referensi dan nanya2, hehe.

        Oke mbak, makasih banyak infonya, sangat bermanfaat. Semoga dapet visanya, aamiin.

        Liked by 1 person

      4. Hehe, hoki mbak, tapi ndak bisa lama-lama juga, kurang mantep.

        Jumat pekan lalu udah submit, terus dapet email dari VFS nya:
        Processed visa application XXXXXXXXX has been received at the Visa Application Centre, Jakarta.

        Itu artinya sudah bisa diambil atau bagaimana ya mbak? Kebetulan saya ndak dikirim ke jogja, takut gak cukup waktunya, jadi mau ngambil sendiri (niatnya) atau minta tolong temen.

        Terus, kira-kira bisa tahu hasil aplikasinya apa perlu ngambil dulu dan buka sendiri ya mbak?

        Terima kasih mbak

        Like

      5. Klo ambil bisa diwakilin tapi pake surat kuasa dan bukti pembayaran kamu bisa sih difotoin ditunjukin ya klo kendala jarak. Itu arti emailnya visa dah selesai di proses kedutaan Italy dan bisa diambil di VFS tpi belum tahu isinya di approved atau gak krn notifikasinya sama hanya informasi berkas visa Anda sudah di VFS lgi. Semoga yah pasti dapet visa nya 😊

        Like

      6. Harus pake surat kuasa dan bawa bukti bill pembayaran klo diwakilkan. Klo bisa sih dibawa semua persyaratannya. Iya hrs dibuka amplopnya yg berisi passport kita didalamnya ditempel visa schengen.

        Like

    2. Alhamdulillah mbak, bisa diambilin temen modal foto bukti pembayaran + surat kuasa + FC KTP. Dan alhamdulillah, diterima juga, hehe…

      Makasih banyak mau ngejawabin pertanyaan-pertanyaan saya mbak :D. *bikin itinerary sekarang

      Liked by 1 person

  21. Tahun lalu applay visa cchengen langsung d terima dg jadwal yg mepet ,,, tapi bulan lalu applay visa study di tolak ,,pasport baru nyampek tbl 8 nov 2016 kemarin ..sesihhhh banget sedihnya … mau applay lagi 1x lagi semoga accept 😭😭😭😭

    Like

      1. 😒😒😒😒tgl 17 januari sedih yg ke 2x,masih di tolak lagi ,,dr tgl 17 di kasih waktu 10 hari untuk penyanggahan ,, lemasss ,marah,sedih pokoknya ,,masih berjuang ini dlm 10 hari kedepan dg pengacara teman saya yg ada di italia ,, doanya 😒😒😒

        Like

      2. Mba Tri.biasa studi kan minta lampiran dari sekolah / universitas yg kita tuju dan bukti pembayaran kita ke sekolah tsb. krn kawan ku lampirkan bukti pembayaran dan bukti terima dari sekolah di sana lolos, dapat visa. krn sekolah dia bantu buat visa nya jg. aku jg lagi urus hal yg sama, sekolah ku bantu.
        grazie mille

        Like

  22. Halo Mba, saya mau nanya waktu itu prosesnya dari submit document sampe visanya keluar butuh berapa lama ya? Soalnya saya juga mau apply visa italy dengan dibantu travel agent. Berangkat tanggal 15 dec tapi baru dapat jadwal 5 dec. Apa ga terlalu mepet ya? Jadi khawatir juga 😦

    Like

      1. Maaf mba baru dibalas lagi. Makasih mba udh mau balesin comment saya hehe. Iya saya dapat visanya dan udah balik juga. Semoga someday ada kesempatan balik ke Eropa lagi πŸ™‚

        Like

  23. Mba Anita. sebenarnya untuk buat visa lebih baik urus sendiri atau travelnya, kadang petugasnya VFS agak jutek. aku 1x vfs ampun juteknya,,, maaf nya …

    Like

    1. Hehehe masa sih jutek? Itu Mas Reno di cerita aku teteup ramah dari jaman VFS masi di plaza Abda Asia sampe ke Kuncit. Mau maen ke blog aku lagi. Hehe. Petugas yang lain Alhamdulillah aku ketemunya ramah. Aku seneng mengurus sendiri sih klo perlu tmn2ku juga aku urusin hehe. Ganbatte! Semangat pasti bisa urus sendiri tpi klo mau pake travel gak apa juga dan siap2 dokumennya sama aja kan sendiri juga 😊

      Like

  24. Lega ya tapi akhirnya diterima, saya dulu visa Schengen lancar2 Ta, ehhh pas visa Amerika ketolak 2x dilihat buku rekening aja ngga lgs ditolak uh nyesek banget mendadak melow lgs 😭, love your story Ta

    Liked by 1 person

  25. Hai mba anita, kebetulan aku lagi mau apply visa schengen [Paris/Italy] dan lumayan deg2an, hehehe..
    Kira-kira apa saja yang menjadi concern ya selain tabungan? [karena kebetulan uangku bukan disimpan di tabungan, tapi dalam bentuk investasi lain]
    Kebetulan aku sudah punya visa US, AUS, Japan multiple.. apakah itu akan membantu ya?

    Like

  26. Halo mbak, mau nanya lagi..
    Kan mau berangkat sama istri, sementara tabungan atas nama istri dikit banget. Jadinya perlu surat sponsor dari saya kah? kalau berkenan, saya pengen nyontek surat sponsornya, hehe…
    Lalu, kan kemarin saya pas ke sana sendiri. Kalau sama istri, apa perlu dua buah reference letter dari bank (atas nama saya)?
    Terus, kalau istri kan ibu rumah tangga, employment letter nya gimana ya?
    makasih banyak mbak, πŸ™‚

    Like

  27. Oh iya, saya mau apply nya via VFS Denmark. Itu temennya bisa dapet multi entry gimana caranya mbak? Saya pengen coba multi entry, tapi takut ditolak. Enaknya gimana ya mbak?

    Like

    1. Tmnku pas dapet multiple entry dya apply dri kedutaan Perancis via VFS juga. Pas isi formulir dya pilih multiple entry dan di granted dari pihak kedutaan. Klo aku blom pernah apply multiple entry visa.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s