Tersesat di Lorong Venice


“Attentione! Attentione! “, Teriakan lantang dari arah belakang kami ketika sedang berjalan tak ayal membuat kami bertiga berhenti dan menengok. Suara lantang itu berasal dari pria pembawa gerobak berisi muatan barang yang memenuhi muatan cargo yang di dorongnya tersebut. Asli gerobak dengan 4 roda, ada yang terbuat dari kayu maupun besi. Kami terbengong sesaat dan membuat aku berpikir sejenak. Aku terdiam sesaat sambil menggigit ujung bibir. Beberapa detik kusadari apa yang membuat aneh? Yahh.. Abang pendorong gerobaknya ganteng sekali! Berkulit kecoklatan karena terbakar matahari di Venice di sepanjang hari musim semi yang hangat itu, berbadan tegap dan tinggi, berahang tegas dengan brewok tipis, berkaos kutung kadang singlet putih ala rapper dan dilengkapi kacamata hitam sport untuk menghalau silaunya sinar matahari.

Kejadian yang kemudian selalu ada adalah selalu Aku, Ade dan Yeni bergegas ke pinggir tepian jalan demi memberi jalan untuk mereka lewat begitu mendengar teriakan “Attentione” itu dan sejenak terpaku dengan pandangan seperti melihat ice cream Gellato di siang terik. Betapa banyak makhluk ganteng di kota lagoon Venice…Mata mereka hangat dan teduh berbentuk almond. Casanova seniman, pria tampan dan flamboyan, pemikat hati wanita juga lahir pada tahun 1725 di kota Venice. Tak heran titisan rupa Casanova masih banyak bertebaran disini.

Ahh..Venice memang mempesona dengan gaya bangunan arsitektural Venetian Gothic didominasi dengan Lancet arch atau Jendela tinggi dengan untuk melengkung dan membentuk sudut. Suasana di Venice begitu eksotik kaena Venetian Gothic ini asli berasal dari Venice sejak abad ke-14 dengan membawa pengaruh dari gaya arsitektur era Byzantine dari Constantinople, juga beberapa bangunan mengandung unsur Moorish architecture yang dipengaruhi gaya arsitektur Islam dari Arab yang dibawa dari gaya arsitektur Moorish Spain. Baru pada abad ke-19 bangunan di Venice banyak mendapat sentuhan gaya Victorian Gothic.

Jalan di kota Venice seringkali berupa kanal kecil yang berkelok-kelok membuat gang di antara bangunan tempat tinggal. Karena banyaknya bangunan di kota lagoon ini, banyak sekali gang-gang kecil yang harus dilewati demi menuju suatu tempat. Maka dari itu banyak Abang transporter ganteng yang tersebar di penjuru Venice, karena sistem distribusi barang ke bagian Venice yang semakin dalam hanya bisa dilakukan dengan perahu boat kecil untuk menyusuri gang-gang kanal kecil dan setelah itu masih perlu diangkut lagi dengan gerobak ke tempat tujuan. Masalah kesasar dan kehilangan arah sering sekali terjadi pada kami. Padahal jika kami melihat map, kami berjanji akan selalu hanya mengambil jalan yang berukuran besar untuk menghindari tersesat, tapi apa daya gang dan lorong kecil di antara bangunan itu begitu cantik, terkadang membuat ingin melongok sejenak, mampir, menyusuri dan akhirnya tersesat 😀

Tetapi jika waktu yang kita miliki hanya singkat untuk eksplore kota lagoon cantik ini, ada itinerary yang bisa disusun dari http://www.tripomatic.com Beberapa tempat land mark terkenal dari suatu tempat akan muncul begitu kita masukkan nama kota tujuan. Untuk di Venice berguna untuk mengarahkan jalan ke arah tempat tujuan dan menghindari terlalu tersesat ke arah yang lain 🙂

Tersesat di antara keindahan dan eksotika Venice adalah hal yang tidak perlu disesali. Kita akan menjadi seakan lupa oleh waktu karena masuk ke dalam pusaran oleh pesonanya.

Advertisements

19 thoughts on “Tersesat di Lorong Venice

    1. Aseli gw baru denger nama Eva Green *gak mau tahu kompetitor bwahaha, gw browsing dulu tadi main di Casino Royale yah ternyata dan fotonya banyak pose yang mau ‘tumpah’ gtu dari balik gaunnya hahaha..Klo kyk Mba Eva malah banyak di Padang-padang beach sama Blue Point beach di Bali kmrn gw kesana, langsung berasa kenyang gak jelas 😀

      Like

    1. Kemaren malah kami gak naik perahu gondola kuatir gak kuwat berasa Jones hahaha..cocoknya buat yang hanimun (alesan karena tarifnya per 40 menit sekitar 80 EUR brasa mahal hahaha).. Iya next harus naik gondola :).

      Klo niat dan usaha pasti ada jalan Coelho bilang “The Universe will attract” 🙂

      Liked by 1 person

      1. Apply pertama gagal di tahun 2014 yang terima Mas Reno trus apply lgi donk 😄 yang kedua apply gak ketemu Mas Reno..itu masih di Plaza Abda Asia depan FX mal ya 😄. Tahun 2016 Feb kemarin saya apply di meja samping Mas Reno hehehe..saya masih ingat hahaha 😄

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s