Enjoyable Trip of Winter Day in Takayama


Sehabis sholat Subuh pagi itu hari tak lama beranjak terang, kubuka jendela kamar dan kutemukan warna putih mendominasi tanah dan jalan di luar  sana. Salju menyelimuti semua permukaan yang ditemuinya, atap rumah, ranting pohon, mobil, jalan. Pohon-pohon tinggal hanya ranting di musim dingin itu,  semakin menunjukkan gambaran udara yang dingin di luar sana.

Aku bergegas turun dari tempat tidur dan teringat akan rencana pagi ini. Yaa..sarapan! 😀 Aku teringat membawa rendang Nantulang dari Jakarta dan teringat masakan ikan yang menurut Akihiro sangat spesial di bawanya untuk kami nikmati bersama, jadi penasaran.

Beberapa detik kemudian aku sibuk mengetuk kamar-kamar:

“Morning! Breakfast time!”

Tak lama kami semua telah berkumpul di ruang makan & dapur  Sakura Guesthouse di Takayama ini. Wahh..kitchen set dapurnya lengkap juga, jadi berasa di rumah sendiri. Ade turun paling belakangan dengan kantuk tersisa di wajahnya 😀 Akihiro menawarkan mau minum kopi atau teh. Kupilih kopi untuk pagi itu. Kami mulai menata meja makan dan menghangatkan rendang dan ikan :). Waktunya bertukar oleh-oleh makanan!

“What do you think about the rendang?” tanya Ade pada Akihiro.

“It is too spicy!!” Raut wajah Akihiro terlihat kaget, mungkin lidahnya seperti terpecut oleh rasa rendang yang berbumbu tajam.

“We are Japanese love the light and soft taste of food”, terangnya.

Wahh, padahal kita sudah pilihkan level medium saja. Giliran kami ditanya tentang rasa Madai Snapper khas dari Shizuoka.

“Humm, rasanya lembut, gurih dan manis” jawabku.

Madai Snapper atau Tai-Madai snapper merupakan salah satu jenis ikan kebanggaan dan sudah merupakan tradisi Jepang. Aki meminta kami semua berfoto dengan kemasan Madai Snapper untuk dikirimkan ke temannya yang mempunyai bisnis makanan ikan kemasan ini.

Pagi itu rintik hujan salju turun terlihat dari jendela dapur membuat kami malas beranjak memulai perjalanan berikutnya.

“Come on, lilbit hurry to prepare your bag. Takayama Old city and Hida beef is waiting for us!” Dari kemarin Akihiro sudah promosi akan kelezatan Hida Beef.  Rasanya langsung percaya kalau Hida Beef di bilang daging sapi berkualitas tinggi, yang empuk dengan lapisan marble di permukaannya yang menjaga daging tetap empuk dan juicy ketika dimasak atau terkena panas. Yeahh..karena sering mempunyai tekanan darah rendah yang terkadang ekstrim sampai 90/60 mm Hg, rasanya obat yang ampuh itu mengkonsumsi daging kambing dan daging sapi yang juicy (alasan) dan kegemaran akan medium rare sepertinya akan tertuntaskan di trip kali ini, karena aku akan makan Hida Beef sushi!

Takayama terletak di utara Gifu Prefecture. Terkenal akan Old City nya yang bernama Sanno-machi historic district. Untuk menuju Takayama bisa ditempuh selama 1 jam dengan Shinkansen dari Osaka. Jika ngetrip di Jepang selama satu minggu bisa menggunakan JRPass untuk Shinkansen.

Pagi ini eksplore Takayama dimulai dari daerah Takayama Temples, ada sekitar 10 temple di dekat Takayama Old City. Diantaranya Kyushoji temple, Daioji, Sogenji, Hokkeji dan Zennoji temple yang berada di dalam satu komplek besar yang berdekatan. Banyaknya komplek temple di area ini karena sekte yang berbeda-beda dari tiap templenya. Tapi semuanya dapat berdampingan secara harmonis. Ketika itu salju sedang tebal sekali menyelimuti Takayama. Kuil terkahir yang kami datangi memiliki undakan tangga yang banyak dan licin..Uppss beberapa kali hampir terjatuh! Di dekat kuil dengan undakan tangga terdapat komplek pemakaman khas Jepang yang luas dengan ratusan batu nisan timbul di antara permukaan salju. Suasana sangat hening hanya ditemani butiran salju yang turun dengan sesekali terdengar suara burung gagak di antara pepohonan tinggi.

Kami segera memutuskan jalan kaki ke Sanno-machi historic distric, tapi lagi-lagi banyak mampir di jalan karena aku terpikat dengan perkampungan di Takayama yang sedang dipenuhi salju. Walau salju tebal tapi rasanya seperti menemukan “Home Sweet Home” 🙂

Sanno-machi historic distric terdiri dari 3 baris bangunan tua bersejarah dari jama Edo Period (1600-1868) yang terbuat dari kayu dan berwarna hitam. Di sepanjang Sanno-machi street ini berjejer aneka toko cindera mata, makanan, coffee shop dan juga toko Sake yang terkenal.

Berbagai kedai jajanan tradisional Jepang juga memenuhi sepanjang jalan di Snno-machi. Setiap toko memperbolehkan pengunjung untuk icip-icip aneka penganan kecilnya. Senang sekali melihat kedai-kedai kecil yang cantik.

Disini juga kami mengantri Hida Beef Sushi yang laris, ternyata penjualnya  Utsukushii うつくしい aka Beautiful 🙂 Hida beef sushi bentuknya setengah matang hanya disemprot dengan sedikit api atau mentah dengan bumbu cukanya. Dagingnya lembut sekali “Feels like Heaven for me!” 🙂

Menjelang makan siang kami disibukkan dengan mencari Center4 Hamburgers Takayama karena dari kemarin Akihiro sudah meributkan tentang resto burger ini, dimulai dari mencari alamat dan no telponnya ( 94 Kamiichinomachi, Takayama, Gifu Prefecture 506-0844, Japan, phone +81 577-36-4527) Sudah menelpon dan harus langsung datang ke tkp 😀 tapi kok ya susah banget mencari resto satu ini. Sudah bertanya juga ke Tourist Information di Sanno-machi street. Sebenernya Aku gak bisa makan hamburger (kecuali kondisi darurat lagi trip) hahaha..gak suka roti burger. Klo Ciabatta sandwich atau Panini suka. Ternyata Center4 Hamburger ini letaknya di belakang dalam toko cindera mata yang kecil (dan gak boleh ambil foto loh!), kirain bakalan resto burger yang rame dan besar. Sepertinya menurut kawula muda Jepang bakalan keren banget klo bisa makan di sana melihat Aki begitu penasaran mencari dari kemarin :-D. Tetapi resto kecil cantik itu sudah full sodara-sodara! Di jam makan siang itu (memang lagi trend resto ini!). Kami keluar toko cindera mata bersama beberapa pemburu Center 4 Hamburger yang kecewa.

“I am sorry for the burger Aki”

Itu artinya aku bisa makan nasi untuk makan siang :-D. Sebagai gantinya kami mencoba makan Hida beef yang di buat semacam perkedel daging dan di goreng dengan tepung roti. Okelahh 🙂

Makan siang akhirnya berakhir di resto bento Box dengan menu utama Hida beef! Enaakkk sekali masakan Hida beef dalama Bento box lunch yang lengkap. Daging sapi berusia 14 bulan yang di besarkan dalam lingkungan yang segar dan rumput berkualitas untuk para sapi ini memang juara.. Juicy!!

Takayama aku nobatkan sebagai kota juara untuk liburan dan makan enak 😀 dengan suasana “Home Sweet Home”

Advertisements

24 thoughts on “Enjoyable Trip of Winter Day in Takayama

  1. Takayamaaa! Waktu ke Jepang kemaren nggak kesini karena summer. Semoga nanti kalo winter bisa main kesini. Enak banget liat saljunya tebeel. Pengen tiduran di salju hahaha kampungan :p

    Like

    1. Jalan sendiri gak pakai tour. Trip kali ini terbantu banget karena dapat undangan dari Akihiro temanku. Semua itinerary di Takayama dia yang menyusun. Tapi kota ini mudah banget ditempuh pakai kereta dari Tokyo melalui Osaka atau Nagoya.

      Like

    2. Oh ya jangan kuatir di Jepang papan petunjuk menyediakan tulisan latin berbahasa Inggris kok. Banyak kota tujuan wisata anak muda Jepang sudah lumayan fluent bahasa Inggrisnya di banding Korea Selatan waktu terakhir aku ke sana di 2012 🙂

      Like

      1. oh gitu ya, tq infonya, waktu ke bangkok th 2012suka pusing banyak yg ga ngerti bhs inggris n tulisannya kriting semua hihi, ga tahu kl skr

        Like

      2. Iyah di Bangkok aku sempet sewa taxi seharian buat antar ke Floating Market Damnoen Saduak yang terletak di luar kota, selama perjalanan pake bahasa Tarzan donk karena si Abang taxi gak bisa bahasa Inggris.tapi so far so good 😀

        Like

  2. Anita kalo Apply e-paspor biayanya brapa ya n perlu apa Aja, kl Apply sendiri susah ga sih dulu soalnya aku pake bantuan tq oya yg di Jepang daerah yg tetep tradisional rumah2nya itu takayama atau apa ya waktu itu liat di TV n bersalju juga, kalo ke jpn Desember pada bersalju dimana2 ya? Tq Anita

    Like

    1. Di web imigrasi. Trus kita pilih e-passport bayar ke bank setelah itu dpt email lgi dri web imigrasi dan dapat no konfirmasi pembayaran lunas. Kemudian masuk web lgi buat tentuin jdwl foto dan penyerahan berkas di imigrasi kelas 1 untuk e-passport. Setelah foto 3-5hari kemudian. Jadi deh 🙂
      Daerah yg bersalju itu Hokkaido, trus Nagano. Lebih lengkapnya coba check http://www.japanguide.com

      Like

  3. anita mau nanya lagi nih kalo ke takayama mending nginep disitu atau di nagano nginep di onsen,kalo rencana liat monyet gunung , pengen ke shirakawago yg desa tradisional n ke gotemba? trus shirakawago sama takayama sama aja ga ya suasana n rumah2nya ? n lebih hemat waktu yg mana ya

    Liked by 1 person

    1. Hi Wenda..biar dapet semuanya dan biaya transportasi efisien spertinya JR Pass buat 5-7hari selama di Jepang is a must. Dari Tokyo ke Nagano gunakan JR Pass untuk Shinkansen. jadikan Nagano persinggahan pertama menginap.
      1. Untuk menuju Jigokudani di Shigakogen (Monkey Park) dari Nagano Station ke Yudanaka station selanjutnya bus.
      http://www.japan-guide.com/e/e6028.html
      2. Dari Nagano ke Takayama pakai kereta juga. Nah dari Takayama ada Nouhi bus yang bisa mengantarkan kamu ke berbagai tempat menarik seperti Shirakawago, Toteyama Alpen route (tapi musim dingin tutup karena salju yang tebal)
      http://www.nouhibus.co.jp/english/
      Aku menginap di Takayama karena banyak pilihan tempat menginap dan kami cari yang sangat terjangkau yaitu di Sakura Guest house 😀
      Mudah2an link di atas bisa membantu. Beli JR Pass di Jakarta di HIS travel, sekalian sewa modem untuk selama di Jepang. Wi fi kuencengg di seluruh Jepang, batery awet banget..mimpi banget modem kayak bgtu ada di Indonesia 😀
      http://his-travel.co.id/jrpass

      Like

  4. Haiiii.. Mau tanya donk, di takayam itu ada tempat untuk bermain ski tidak ya? Atau hanya wisata old town disana?? Thanks 😁😁😁😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s