Itinerary and Budget of Hectic Trip Turkey, Cinque Terre & Santorini in 12 Days!


Berhubung saya adalah seorang karyawan yang hanya punya jatah cuti terbatas dan seorang backpacker traveler asal Indonesia maka judul artikel ini sudah menjadi suatu kemakluman umum untuk nge-trip dengan gaya hectic wara-wiri kesana kemari dalam waktu singkat :-D. Bayangkan saja dalam 12 hari itu saya dan seorang travelmate mempunyai 10 kali nomor penerbangan yang harus kami jalani, 2 malam tidur di bus, dilanjut pertama kali naik balon udara, eksplor daerah wisata mulai dari down town  sampai keluar kota untuk melihat desa di pinggir laut, sekaligus trekking ke beberapa bukit dan ngarai di beberapa desa. Phieww.. gak heran ketika rangkaian trip ini selesai saya kemasukan angin dari Cinque Terre sampai Santorini yang kenang-kenangannya dapat dilihat dari bilur-bilur merah membara di punggung alias hasil kerokan pakai koin rupiah tentunya :-D.

Sayembara Pencarian Travelmate

Waktu pertama kali booking tiket Jakarta-Istanbul return saya belum mempunyai travelmate! Dan itu bukan saya banget harus jalan solo traveling. Saya butuh teman terutama sebagai sesama penutur bahasa Indonesia slank alias yang gokil bisa diajak ketawa bareng dan gak garing, yang bisa diajak curhat dan tebar pesona bareng selama perjalanan trip. Gak kebayang klo nge-trip sendiri dan melihat cowok-cowok kece trus hanya bisa diem dalam hati, saya butuh untuk ngebahas tentang cowo itu sama travelmate (Klo kenalan belum tentu berani hahaha). Semua kriteria itu ada pada selfiemate dan travelmate saya, Ade yang dari ketikan jempolnya yang menggebu-gebu pula kasih informasi ada tiket SQ promo di bulan Mei 2015 termasuk tujuan Jakarta-Istanbul. Ahh… Turkey yang sudah lama kami jadwalkan untuk menjelajahinya, berharap dapat kenalan prototype Serkan Cayoglu di negeri Byzantium yang eksotis itu. Tapi Ade absen dalam aksi gokil trip kali ini karena ingin sedikit tobat dulu katanya,  walau kecewa pada awalnya tapi the show must go on! Maka dimulailah sayembara pencarian travelmate, dimulai dari kirim email ke milis backpacker Indonesia, woro-woro di website forum Jalan-jalan sampai taruh-taruh comment di blog traveler tenar. Banyak yang mulai menghubungi pada awalnya namun tingkat keseriusan peserta sayembara mulai teruji karena disebabkan banyak hal, tidak mau penerbangan terpisah dari saya yang kebagian rejeki tiket promo atau peserta sayembara lain yang menghilang begitu saya kirimkan email untuk rencana trip selanjutnya. Hikkss 😦

Saya ngerti banyak orang dan teman sesama traveler yang sangat enjoy dengan solo traveling dan banyak meng-encourage saya sewaktu ditanya pendapatnya, tapi memang saya lebih mengenal diri saya sendiri tentunya dan akan jauh lebih menyenangkan buat saya dapat travelmate yang gokil. Walau sering berselisih dalam tikung menikung gebetan 😀 prototype travelmate yang saya inginkan adalah seperti Ade, tanpa sadar suatu jenis simbiosis absurd yang sulit di deskripsikan rasanya 😀 sudah terjalin dari sekian tahun ngetrip bareng bersamanya. Hingga akhirnya datang email dari seorang arsitek wanita di Jakarta ketika saya sedang berpetualang di Sydney, email dari calon peserta potensial itu sempat gak sengaja ke delete karena ngantuk berat di suatu malam di Sydney. Sepulangnya ke Indonesia saya bongkar recycle bin email, lanjut komunikasi dan memang Martha si arsitek ini serius sekali dan akhirnya Tararaaaaatt..

The Chemist and Architec Duo
The Chemist and Architec Duo

Penentuan Rute Trip

Pada awalnya ketika masih dalam kondisi rencana solo traveling yang jika tidak dapat dihindari harus dijalani juga, rute trip hanya eksplor Turkey dan Santorini. Setelah cari-cari info visa Yunani lumayan menguji ilmu kanuragan kesabaran dalam mempersiapkannya super ribet dimana surat keterangan bekerja harus dilegalisir dari Kemenhukam dan Deplu..ya Wassalam. Saya tidak mau berurusan dengan birokrasi super sulit :-D. Sempat pula terbersit rencana ke Bosnia Herzegovina, Zagreb setelah masuk Eropa melalui Italy terlebih dahulu (karena kabarnya saya baca pengalaman Mba Helvy Tiana Rosa bahwa ke Bosnia bisa menggunakan visa Schengen). Tapi ternyata waktunya tidak cukup dan minim info soal visa Bosnia menggunakan visa Schengen.

Setelah urun rembug dengan Martha selama 3 bulan sebelum trip berlangsung terciptalah rute trip:

Day 1     Istanbul

Day 2    Istanbul (Itinerary fix pada awalnya day 2 sudah di Ephesus dan lanjut Pamukkale, tetapi setelah  sampai di selat Bosphorus yang memikat, kami sepakat menambah 1 malam lagi di Istanbul)

 Day 3    Ephesus di Selcuk lanjut ke Denizli, Pamukkale Turkey

Day 4    Cappadocia, Turkey

Day 5    Cappadocia, Turkey

Day 6    Roma Italy

Day 7    Cinque Terre, Italy

Day 8    Santorini, Greece

Day 9    Santorini, Greece

Day 10  Istanbul

Diperlukan waktu untuk penerbangan Jakarta-Istanbul return total 2 hari. Jadi lama total trip adalah 12 hari.

Rute Trip Turkey_Cinque Terre_Santorini
Rute Trip Turkey_Cinque Terre_Santorini

Budget Tiket Pesawat

Tiket pesawat sebagai transportasi perpindahan antar negara atau kota yang berjarak jauh diambil untuk menghemat waktu dan termasuk ke dalam budget utama dengan porsi paling besar. Dalam trip kali ini saya ingin sedikit memanjakan diri dengan memilih Singapore Airlines. Karena itu merupakan salah satu goal saya dalam menekuni hobby traveling ini 🙂 yang di waktu-waktu sebelumnya sudah sampai sangat bosan wara wiri dengan budget air flight dan belakangan ini harganya tidak super budget lagi dengan bagasi yang harus beli lagi, makanan untuk perjalanan jauh perlu additional cost dan tax airport, biaya pemesanan tiket budget yang kadang masih dipisah dari harga tiket.

Banyak kesempatan untuk mendapatkan tiket penerbangan lebih murah untuk ke Turkey, salah satu info yang pernah saya dapatkan yaitu banyak traveler Indonesia memilih maskapai Emirat, Qatar yang menawarkan tiket promo Kuala Lumpur-Turkey return dengan harga yang fantastis sekitar 5Juta IDR. Nah tinggal lagi mengatur sendiri flight dari Indonesia-KUL return disesuaikan dengan jadwal flight ke Turkey dari Kuala Lumpur. Juga rajin-rajin mengecheck kompetisi harga tiket menggunakan website mesin pembanding harga tiket yang sudah sangat banyak populer sekarang ini. Jadi jangan kuatir selalu banyak jalan menuju destinasi impian 🙂

Penerbangan antar negara lainnya saya menggunakan Pegasus airline untuk flight dari Nevsehir Cappadocia- Fiumicino Roma dan Aegean airline untuk perpindahan dari Roma-Santorini dan SAntorini-Istanbul. Karena ketika pertama kali menggunakan budget airline di Eropa ketika terbang dari Schipol Amsterdam-Fiumicino Roma dengan Easy Jet yang persyaratan tas naik kabinnya ketat sekali hanya boleh satu tas dan ukurannya di check di antrian boarding, kami jadi prepare membeli bagasi untuk setiap penerbangan dengan budget airline di Eropa. Aegean airline ternyata pelayanannya tidak terlalu budget 🙂 kami masih di beri minum dan snack roti dan biskuit di setiap penerbangan yang lamanya hanya kurang dari 1 jam itu.

Naik Bus di Turkey

Ada dua bus antarkota yang merupakan andalan saya selama trip antar kota di Turkey yaitu Kamilkoc dan Metro bus.  Ada baiknya melakukan booking online untuk mendapatkan harga yang jauh lebih murah daripada beli on the spot. Dalam trip kemarin saya hanya beli langsung tiket di kantor agent di terminal keberangkatan langsung karena belum tahu atau terbayang saja jika beli online yang waktu itu harganya sama saja, tapi ada yang memberitahu ke saya harga online terkadang lebih murah. Itu adalah pilihan. Bus malam yang kami gunakan bisa sebagai pengganti menginap di hotel juga karena lama perjalanan Istanbul-Selcuk kurang lebih mencapai 13 jam dan Denizli-Cappadocia sekitar 9-10 jam. Bus antar kotanya bersih, saya tak menyangka orang Turkey begitu modern dan bersih. Dilarang membawa dan makan makanan berat di dalam bus. Ada pramugara yang berpakaian rapi dan bertampang imut macam personel One Direction 😀 yang melayani penumpang untuk mengantarkan jatah snack dan minuman ringan pada malam hari dan pagi hari. Bus juga di lengkapi dengan layar untuk menonton dengan kualitas film HD. Pokoknya di di atas harapan kondisi bus yang kami dapatkan sangat memuaskan. Hanya sayang banyak  awak bus tidak pandai berbahasa Inggris.

Bus Malam dari IStanbul ke Selcuk
Bus Malam dari IStanbul ke Selcuk

Urusan Visa yang Bikin Baper

Proses bikin Visa buat seorang WNI dengan tujuan tourism memang banyak menjadi momok yang menegangkan, membuat harap-harap cemas, pokoknya bikin bawa perasaan dan pikiran habis. Terbukti loh artikel yang saya tulis di blog ini “Ketika Visa Schengen Italy di tolak” menduduki peringkat teratas dalam hal sering dibaca dan banyak email masuk sampai kadang berlanjut chat di Whatsapp dengan saya khusus menanyakan pengalaman visa Italy di tolak..Rasanya sakitnya tuh disini! :-D. Saya hanya berbagi pengalaman, padahal masalah yang dihadapi applicant yang ditolak kadang jauh lebih pelik dari saya yang hanya menghadapi masalah rekening tabungan 3 bulan yang tidak mencukupi persyaratan yang tersirat halahh dan berusaha mencoba menenangkan applicant yang ditolak memang jadi super tegang karena pasti ketika apply, tiket pesawat return sudah ditangan dan beberapa tiket kereta dan transportasi di tempat tujuan yang sudah dibayarkan.

Untuk trip kali ini proses visa Italy berlangsung lancar jaya seperti jalan tol Cipali ketika baru buka 😀 biaya pembuatan visa Italy di VFS Global Jakarta sekitar 1,2 Juta Rupiah.

Yang sempat membuat sedikit bingung adalah pembuatan visa on arrival online Turkey. Kami berdua tidak sadar akan keluar masuk Turkey dalam 12 hari perjalanan itu. Di hari ke-5 kami keluar dari Turkey melalui Nevsehir Cappadocia untuk terbang ke Roma dan di hari ke-10 setelah flight dari Santorini kami masuk Turkey lagi melalui Attaturk Istanbul. Ternyata oh ternyata harus bikin dua kali visa online Turkey sebesar 25 USD untuk sekali masuk setelah mendapatkan keterangan petugas kedutaan Turkey di Jakarta via telpon.

Budget Akomodasi

Pilihan menginap buat saya ketika nge-trip ala backpacker bisa di guesthouse, hostel maupun hotel. Sampai saat ini saya belum pernah menginap ala Couch Surfing karena faktor malas membuka aplikasinya dan mencari tempat yang bisa diinapi. Padahal klo lihat teman yang bisa kompak banget sama hostnya dan bisa menginap di rumah orang pengen banget rasanya. Mungkin next time saya mau mencoba. Eh asli backpacker gak ya? karena saya memang pakai keril 42 L dalam trip 4 tahun belakangan ini dan gak pernah pakai agent tour, semua asli di arrange sendiri :-D. Whatever lah saya gak terlalu peduli kategori backpacker, newbie, ransel atau koper, traveler atau turis. Semuanya yah sama traveler, para pejalan :-D.

Saya adalah type paling cerewet menyeleksi tempat menginap di banding travelmate lain yang bertahun-tahun sering jalan bareng saya. Faktor jarak dari tujuan, stasiun dan airport, keamanan, kenyamanan dan kebersihan juga harga yang terjangkau jadi bahan pertimbangan yang dapat komen dari travelmates, saya “rempong” banget memilihnya :-D. Tapi pokoknya travelmates tahu beres deh saya urus soal akomodasi. Klo gak kepepet banget, saya gak mau pilih bunk bed atau sofa bed. Duhh ini trip buat saya liburan loh, mau seikit lebih enjoy my life aja 🙂 dan harga hostel dengan bunk bed  hanya berbeda seidkit saja dengan hostel atau guesthouse dengan tempat tidur yang beneran pantas untuk istirahat.

Hotel di Istanbul terletak tepat di samping Hagia Sophia
Hotel di Istanbul terletak tepat di samping Hagia Sophia
Kamar bagus dan murah di Pamukkale yang tidak sempat kami pakai buat bermalam :(
Kamar bagus dan murah di Pamukkale yang tidak sempat kami pakai buat bermalam 😦
Kapan lagi breakfast sambil melihat Sea of marmara
Kapan lagi breakfast sambil melihat Sea of marmara
Big Apple Hostel Istanbul dengan suasana Homy
Big Apple Hostel Istanbul dengan suasana Homy

Untuk di Cappadocia yang terkenal dengan cave hotelnya, saya dan Martha sepakat menyediakan budget lebih untuk menginap di Vezir cave suite hotel dengan harga efisien dan bukan yang paling mahal di Cappadocia. Untuk di Santorini kami memilih Aigli villa yang memang bukan terletak di desa Oia yang sangat cantik, tapi terletak di pusat kota Fira yang paling dekat dengan  airport.

Budget Makan

Sudah jauh loh perjalanan kita, kalau saya adalah type yang mau menikmati perjalanan dan mencoba apa yang khas dari daerah tersebut. Makanan merupakan salah satu ciri khas yang wajib dicicipi untuk melengkapi petualangan kita di tempat baru :-D. Tidak setiap saat tentunya saya dan travelmate makan enak terus menerus. Ade atau Martha selalu mengingatkan saya yang porsi makannya banyak dan lumayan susah di rem 😀 “Inget Ta makan malam kali ini pizza potongan aja di depan stasiun aja, tadi siang dah makan di resto pinggir pantai”, begitu pesan sponsor meluncur dari travelmate.

Ottoman Dishes in Restaturant Istanbul
Ottoman Dishes in Restaturant Istanbul
Sepertinya ini warung makan rumahan ala masakan Turkey. benar-benar menggugah selera.
Sepertinya ini warung makan rumahan ala masakan Turkey. benar-benar menggugah selera.
Satu porsi Greek Plate lengkap bisa untuk makan berdua karena porsinya banyak
Satu porsi Greek Plate lengkap bisa untuk makan berdua karena porsinya banyak
Kalap Makan Malam Seafood di Fira, Santorini
Kalap Makan Malam Seafood di Fira, Santorini

Budget Wisata dan tour

Sekali lagi kita sudah sampai di destinasi impian. Di Istanbul semua museum adalah berbayar karena merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan dan pastinya butuh biaya yang tidak sedikit dalam perawatannya. Untuk pemeliharaan tempat-tempat bersejarah di Istanbul, Ephesus, Roma dan Santorini saya melihat kerja keras dan pemeliharaan yang baik terhadap situs bersejarah tersebut. Museum yang palin berkesan buat saya adalah Topkapi palace karena sebagai seorang muslim yang merindu Rasullulah Nabi Muhammad SAW di museum tersebut di pajang peninggalan paling berharga beliau seperti jejak fisik, telapak kaki, sehelai rambut janggut, gigi Beliau waktu kalah di perang Uhud dan belum lagi peninggalan pedang para sahabat, gamis Aisyah putri Nabi. Benar-benar kerinduan yang sedikit terpuaskan.

Naik balon udara yang saya idamkan memang di Cappadocia, dimana kita terbang melintasi permukaan batuan di Cappadocia yang berbentuk ngarai, bukit batuan Chimney yang bentuknya sangat eksostis. Maka kesempatan untuk eksplor Cappadocia tak kami lewatkan dari mengambil Air hot baloon tour. One day Green tour dan One day Red tour karena beberapa spot wisata seperti ihlara valey, Derinkuyu underground city sampai berjarak 28 KM dari pusat kota Cappadocia. Untuk naik bus kota sendiri sudah terlalu lelah akhirnya kami mengambil semua paket tour itu dari Insider tour yang proses bookingnya kami di cegat langsung oleh agent tour di pamukkale. Wahh mereka gerak cepat begitu traveler sampai di pamukkale dan pada umumnya akan melajutkan perjalanan ke Cappadocia langsung di sambut prospek paket tour tapi harganya kali ini sangat bersahabat, boleh di check di table summary di bawah dan di berbagai website trip Cappadocia.

First Ride of Air Hot Balloon Experience
First Ride of Air Hot Balloon Experience

Akhirnya kurang lebih budget perjalanan trip kemarin itu (Turkey-CinqueTerre-Santorini) dapat di summarykan sebagai berikut.

Summary Budget Turkey-Santorini 2016

Summary part 2 Turkey-Santorini 2016

Advertisements

26 thoughts on “Itinerary and Budget of Hectic Trip Turkey, Cinque Terre & Santorini in 12 Days!

  1. Terimakasih banyak untuk tulisan perjalanan yang sungguh apik ini ya mbak. Keren abis.
    nggak takut selfie stick nya jatuh ya mbak… masih sebatas impian ini naik balon yang di Cappadocia…

    Like

    1. Terimakasih juga Denina, duhh jadi malu ini nulis sekedar yang keluar dari hati..klo harus mikir gaya penulisan yang apik, baik dan benar nyerah deh makin jarang nulis blog nanti hehehe..iya nihh dah lama gak nyentuh2 blog juga main ke blogmu nanti segera main juga..kangen. Btw banyak banget yang komen takut selfie sticknya jatuh or lepas, yang sering lepas itu gebetan ehh..tsurhat ginihh..huehehehe 😄😁

      Liked by 1 person

      1. betul mbak, kalo harus ini itu ntar nggak ada tulisan di blog mbak, saya juga nggak rajin nge blog… lagi pening pening… hehehe…

        keren banget itenary mbak, ngiler lihatnya… dan utamanya, karena saya belum ke Turky… nah, yang, ini sampe nge googling naik hot-air-balloon itu… kaki berasa gimana gitu mbayangin kalo itu stick sampe jatuh atau gimana mbak… gebetan lepas paling juga ntar dia jatuh di kasur, nah, stick ini lepas cemmana lah kan…

        Liked by 1 person

    1. Makasih Mas Sukmana..ini karena banyak yang minta itinerary sama budget..biasanya email tpi makin bnyk takut lupa sama biar beken deh..huehehe..apaseh ya..biar berbagi info aja tulisan ini..Alhamdulillah gak takut ketinggian, takutnya traveling sendirian hehehe

      Like

    1. Iyah seruu bin capek naek pesawat mulu hahaha gaya traveler Indonesia banget wara-wiri gak nyantey. Nah iya gak masuk di feed yah, gw utak atik dulu deh hehehe..maklum katrok juga inih soal perangkat blog kelamaan gak disentuh..Thanks Inly infonya.

      Like

      1. hahah..iyah..gw paling santai dulu waktu ke Seoul pas winter, keluar guesthouse itu baru jam 10-11 pagi, gak bikin itin dulu yang jelas, hehehe malah banyak feeling gulity..coba klo bikin itin, duh gak ke sana, duh gak kesini. Tapi enaknya itu jadi nikmatin bermalas-malas tiada tara ketika liburannya berasa banget 🙂

        Like

  2. huwoooow kereeeen, detail banget kakaknyaaaa!
    tapi aku setuju lhooo, kalo udah jauh2 ke sana harus dimaksimalkan meskipun bayarnya harus merem atau pake kacamata kuda….soalnya belum tentu ada kesempatan lagi kan yaaa 😀

    Liked by 1 person

  3. Cappadocia, Santorini, Cinque Terre… semua tujuannya impian banget kak :”)
    sempat ke Cappadocia winter lalu tapi karena pake travel jadi nggak sempat tidur di hotel-hotel cave dengan pemadangan cantik goreme :”””” ditunggu postingannya lagi kak :3

    Liked by 1 person

  4. Cappadocia Cappadocia Cappadocia! Udah sebut tiga kali kok belum nyampe sana ya >.< wkwkkw
    you must be so sooo happy being there xD hehehehe
    Hmmm~~~ terimakasih sharingnya kak! Ini bisa jadi gambaran bgt buat aku suatu saat main ke Turki ye xD

    Liked by 1 person

  5. halo mba, maaf aku mau tanya mba dapet tiket SQ PP turki berapa kah? saya mau beli liat di SQ lg promo 6,7 dr KL-Istanbul. worth ga ya atau nunggu promo lain?
    thankyou

    Like

    1. Hai Alma. Kmrn tmnku dapet promo dari Qatar KL-Istanbul PP hanya 3.5jt. Menurutku SQ ekonomi gak jauh beda dengan Qatar, Emirat hehe krn aku traveler type gampang tidur dan makan dimana aja. Kmrn ini penasaran aja nyobain SQ 😄.

      Like

      1. Yaampun itu kok bs dpt 3,5 pas kapan promonya mba?
        Iya ya klo pake SQ sktr 6jt keatas ya mba?
        Mba Anita boleh minta itinerary kmrn ke turkinya? Saya rencana msh april taun depan sih. Thankyou

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s