A Scenic Route to Blue Mountains!


Semburat biru akan terlihat dari Blue Mountains ketika kita memandangnya dari kejauhan. Zat terpenoid yang mudah menguap dari pohon-pohon Eucalyptus yang melimpah tumbuh di Blue Mountains, dipancarkan dalam jumlah besar oleh radiasi sinar ultra violet dapat menyebabkan penyebaran kabut berwarna biru. Dengan demikian gunung itu dinamakan Blue Mountains. Melancong ke Blue Mountains sudah dimasukkan sebagai salah satu kegiatan utama ke dalam itinerary kami mengeksplor Australia pertama kali dalam 5 hari. Jika dilihat dari peta, nampaknya Aku dan dua travelmate hanya akan sedikit memerlukan waktu dari stasiun Central Sydney untuk pergi ke luar kota, ke daerah Katoomba tempat dimana banyak agent tour untuk berkeliling Blue Mountains.

Angin dingin pagi itu menyambut kami di luar stasiun Katoomba. Begitu keluar dari stasiun dengan mudah kami segera menemukan agent tour untuk keliling Blue Mountains. Kami sepakat mengambil paket 1 day tour seharga 80 AUD/orang. Selama 1 hari itu kami bebas ikut bus merah berkeliling Blue Mountains untuk melihat spot atraksi yang disediakan dan bebas menghabiskan waktu di Scenic World untuk bermain di beberapa wahana yang disediakan.

“Lihat itu si bus merah sudah menunggu kami di ujung perempatan jalan di depan stasiun!”

Dengan menunjukkan buku tiket kepada pak supir bus kami lolos masuk untuk duduk. Pak supir Bus merangkap sebagai guide tour yang menerangkan spot wahana atraksi yang kami lewati dan menawarkan kepada para penumpang apakah ingin turun di suatu spot wahana dan dapat ikut bus berikutnya yang datang berkeliling.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Stasiun Kereta Katoomba
Keluar stasiun Katoomba sudah dapat kita temui kantor agent Blue Mountains Tour
Keluar stasiun Katoomba sudah dapat kita temui kantor agent Blue Mountains Tour
Bus tingkat merah siap mengantar kami berkeliling Blue Mountains

Setelah meninggalkan pool bus merah tempat perhentian pertama adalah point no.10 di Explorer Bus map, Katoomba Cascade, dari spot point ini kita bisa melihat dari kejauhan air terjun yang di beri nama Katoomba Falls. Kami lebih memilih langsung bermain di dalam arena Scenic World karena banyak wahana yang memicu adrenalin dan termasuk ke dalam paket yang kami beli hari itu.

Blue Mountain Explorer Bus Map
Blue Mountain Explorer Bus Map
Suasana di dalam bus tingkat Blue Mountains Tour
Suasana di dalam bus tingkat Blue Mountains Tour

 

Scenic Railway

Pada awalnya merupakan sarana transportasi untuk mengangkut batu bara hasil penambangan dari dasar lembah dengan bantuan kereta kayu yang berjalan di atas rel dengan kemiringan tanjakan 64 derajat. Scenic railway menawarkan sensasi pengalaman seolah-olah kita menaiki kereta kayu pembawa batu bara dengan kereta berbahan kaca transparan dan kursi memiliki derajat kemiringan yang dapat disesuaikan dari 52 derajat sampai 20 derajat, kursi di dalam kereta itu dilengkapi poros berputar di samping kanan dan kiri untuk mengatur sudut kemiringan. Rel sepanjang 310 meter ini akan melaju melalui celah tebing pada kedua sisi kereta beratap transparan, jadi ada bagian dimana kereta melewati semacam terowongan gelap, kemudian terus meluncur ke bawah sampai di tujan akhir kita akan disuguhi pemandangan hutan hujan di atas permukaan lembah, Jamison valey.

DCIM105GOPRO
Scenic Railway
DCIM105GOPRO
Bentuk Peron Scenil Railway yang berundak
DCIM105GOPRO
Siap meluncur ke atas dan kemudian ke bawah lagi 😀

Dari wahana scenic railway berada kita bisa berfoto dengan latar belakang The Three Sister, formasi batuan di Blue Mountain yang terbentuk dari erosi menahun dari terpaan angin, hujan dan aliran sungai. Nama dari 3 batuan Three sister yang berdiri berjajar itu adalah Meehni (922 m), Wimlah (918 m), and Gunnedoo (906 m).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
The Three Sister Rock in Blue Mountain
DCIM105GOPRO
Berfoto dari wahana Scenic Railway

 

Scenic Walkway

Sambil berjalan kaki dari wahana Scenic Railway kita bisa menemukan lokasi tambang batu bara dan ada diorama pekerja tambang yang sedang mengangkut hasil tambang dari mulut goa untuk dibawa sepanjang jalan menuju kereta kayu yang akan membawa batu bara ke atas.

Sehabis pose ini dilakukan antrian orang berfoto langsung membludak setelahnya 😀

Berjalan di hutan hujan yang tenang sepanjang Scenic Walkway memberikan ketenangan dan perasaan rileks liburan. Kita akan berjalan di sepanjang jembatan kayu panggung di dalam hutan sepanjang 2,4 Km ini.

Scenic Walkway
Scenic Walkway

Scenic Cableway

Selesai menyusuri Scenic walkway dengan berjalan kaki, kita akan menemui stasiun Scenic Cableway. Kereta gantung berkapasitas sampai 84 orang di Scenic Cableway ini akan melintasi kabel gantung sepanjan 520 meter dan kita bisa menikmati pemandangan hutan hujan di bawahnya, kereta gantung akan lewat sangat dekat dengan tebing batuan dan juga pemandangan Three Sister akan terlihat di kejauhan.

DCIM105GOPRO

Part of Blue Mountains Scenery from Scenic World

Scenic Skyway

Wahana yang satu ini memberikan pemandangan paling lengkap untuk seluruh landscape Blue Mountain. Selama tergantung di ketinggian 270 meter dari atas jurang yang berusia sangat tua, kereta gantung ini akan bergerak melewati Katoomba Falls, air terjun yang bertingkat dua, melewati Three Sister dan pemandangan horison Jamison valey dengan panjang perjalanan total 720 meter. Di bagian tengah Scenic Skyway ada lantai yang terbuat dari gelas transparant, sehingga kita dapat menikmati sensasi pemandangan 360 derajat dari dalam kereta gantung ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Scenic Skyway tergantung di ketinggian 270 meter
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Katoomba Falls yang bertingkat dilihat dari Scenic Skyway

Dari stasiun Scenic Skyway kita dapat turun dan berjalan kaki menaiki bukit hingga mendekati Three Sister. Sensasi petualangan dapat dirasakan dengan berjalan di tepian jurang tebing di Blue Mountains.

Sehabis menikmati aneka wahana di Scenic World dan boleh bolak-balik naik kereta gantung sampai bosan dengan tiket satu hari tersebut, kami melanjutkan perjalanan mengikuti bus explorer berjalan. Sebenarnya perlu menginap di daerah Katoomba untuk dapat menikmati jalan-jalan menyusuri kota kecil cantik ini dengan tenang. Banyak rumah berdesain rumah kayu Eropa model klasik abad 18 dan 19 dengan ciri khas punya kebun bunga mungil di tamannya, di bulan September itu sudah masuk musim semi di Australia dan banyak bunga menghiasi halaman rumah yang cantik.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Rumah di Katoomba
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Deretan toko dan cafe dekat stasiun Katoomba

Kalau ditanya, kapan pertama kali kamu mencicipi Baklava? Aku akan menjawab di Sydney bukan di Turkey atau Turkish resto di Jakarta. Hahaha.. Ini karena sebelum pulang naik kereta ke Sydney dari stasiun Katoomba, kami bertiga makan di rumah makan cepat saji makanan khas Turkey yang terletak tidak jauh dari stasiun. Rasanya enak, porsinya besar sangat mengenyangkan, harganya terjangkau dan yang pasti halal. Pemilik resto dan pegawainya asli pendatang dari Turkey.  Akhirnya pulang naik kereta ke pusat kota Sydney dengan perut kenyang dan kantuk yang bergelayut manja di mata.

8

Advertisements

7 thoughts on “A Scenic Route to Blue Mountains!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s